pra-OSP 2017

Lho? kok? bukannya Jawa Barat itu gak ada yang namanya pra-OSP? bukannya yang lolos dari OSK di Jabar itu cuma 3 besar + “beberapa orang” dan mereka langsung ikut OSP? Bukannya yang ada pra-OSP itu cuma DKI Jakarta? Yap, kalian gak salah, tapi yang kumaksud dengan pra-OSP itu bukan pra-OSP seperti yang di DKI.

Aku nulis ini jam 1.32 pagi pada saat orang lain tertidur. Malam ini aku merasa insomnia, mungkin karena gak ada aktifitas berarti seharian kemarin. Jadi mumpung gak bisa tidur daripada mubazir mending ngeblog deh. Udah dari kemaren punya ide buat nulis ini. Semoga suara keyboard ini tidak mengganggu mereka yang sedang tertidur pulas.

Jadi pra-OSP seperti apa yang kumaksud? Yang kumaksud dengan pra-OSP ini adalah persiapan berupa penguatan mental ataupun penggalian pengetahuan peserta yang telah lolos dari OSK. OSP itu gak seperti OSK yang simulasinya ada seabrek-abrek, gak seperti OSK yang jawabnya tinggal pilih saja karena sudah disediakan opsinya, gak juga seperti OSK yang lawan-lawannya se-kabupaten dan mereka belum tentu minat sama bidang ini.

Ini OSP, yang TOKI bahkan gak menyediakan simulasinya secara resmi, yang jawabannya berupa isian dan menuliskan pseudocode, yang lawan-lawannya se-provinsi dan mereka udah lolos dari OSK. Hence, mereka juga pasti bekerja keras mengejar OSP.

Aku sangat gugup untuk ini, mungkin juga takut. Entah takut karena ada peserta dari Karawang yang OSK nya meraih nilai hampir sempurna, entah karena pertemuanku dengan bu Annisa untuk latihan OSP belum pernah terjadi karena selalu ada halangan padahal OSP tinggal sekitar 3 minggu lagi. Aku tidak tahu, aku hanya merasa takut menghadapinya saat ini.

Aku terlalu bodoh, padahal aku diberi waktu tambahan dari yang lain karena pengumuman resmi dari kab. Kuningan diberikan dalam waktu yang jauh lebih dahulu dari yang lain. Bahkan, mungkin aku akan menyesali postingan ini jika aku tidak lolos OSP.

Inilah pra-OSP yang kumaksud.

Masih tidak mengerti?

Serangan mental, tanggung jawab karena mewakili kabupaten, rasa takut, dll. Itulah pra-OSP yang kumaksud.

Saat ini aku hanya bisa berharap, semoga pra-OSP yang dialami rival-rivalku lebih berat dari ini. LOL

Mungkin OSN ini adalah lomba terakhir yang ku ikuti di SMA, tapi belum pasti juga sih, kalau aku dapet medal terus lolos sampe pelatnas 4 sih berarti ya IOI lomba terakhir aku. Tapi aku juga sempet mikir pengen ikutan CompFest kalau misalnya gak dapet OSN. (*Ngapain juga sih ngomongin IOI sama OSN, lolos dari OSP aja chance kecil banget*)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s